Parents

Assalamualaikum, wr.wb

Let me tell about my parents:)

Nama ayah saya adalah Nur agus jaya, dan ibu saya bernama Asriyati. Beliau adalah orang tua yang patut saya jadikan panutan dalam hidup saya, bekerja keras demi menghidupi saya dan kakak saya. Ayah dan ibu saya sudah lama berpisah, sejak saya berumur 3 tahunan. Mereka memang sudah berpisah, namun cinta dan kasih sayang mereka terhadap saya dan kakak saya tidak akan pernah putus oleh keadaan. Mereka selalu memberikan saya kebahagiaan dalam hidup, meskipun hanya dengan bentuk materi. Sebenarnya kebahagiaan terbesar saya adalah melihat kedua orang tua saya bisa bersama sama lagi, namun yahh begitu. Takdir berkata lain, kita tidak bisa mengubah takdir yang ditetapkan oleh sang pencipta. Orang tua saya adalah sumber kebahagiaan yang tidak akan saya dapatkan lagi didunia ini, melihat mereka bahagia adalah kebahagiaan yang tiada duanya, dan melihat mereka bersedih adalah titik terapuh yang amat dalam bagi saya. Mereka adalah satu satunya harta yang saya punya didunia ini, mereka adalah dunia, dan kaki mereka adalah pintu surga bagi saya, jika salah satunya bersedih karena saya, maka saya telah menutup pintu surga itu.

Dan lagi, saya sebagai anak harus membagi rata pengabdian saya kepada mereka, yahh saya sudah tidak satu atap lagi dengan ayah saya. Dan jarak dari rumah ibu ke rumah ayah saya sangatlah jauh, terkadang ayah saya menelpon untuk sekedar bertemu dengan saya. Meskipun saya sangat lelah, saya harus adil terhadap kedua orang tua saya. Jadi mau diapapun dan mau tidak mau, Panggilan orang tua adalah yang utama. Jadi saya pergi ke rumah ayah saya, dan berbincang bincang sebentar dengan ayah saya. Ketika sudah selesai saya segera pulang kerumah dan membantu ibu saya.

Saya sangat bahagia bisa lahir kedunia ini dengan mempunyai orang tua seperti mereka, mereka mengajarkan saya arti kehidupan yang sebenarnya, mereka mengajarkan saya arti cinta dan kasih sayang, mereka mengajarkan saya tentang duniawi dan akhirat, mereka mengajarkan saya arti bersyukur setiap waktu, dan mereka mengajarkan saya untuk tidak selalu mengeluh. Semua yang mereka ajarkan masih saya pelajari satu satu, karna saya belum bisa mempelajari itu semua dengan satu kali pembelajaran. Ajaran mereka pun masih saya terapkan dikehidupan saya pelan” karena saya hidupnya suka ngeluh, jdi masih pelan pelan. Hidup itu gausah tergesah gesahlah, dibawa santuy aja:”

[Skalian mau numpang curhat]

Stu hal yang pernah membuat saya sangat sedih, dan sangat menyesal. ketika ayah saya meminta saya dan kakak saya untuk mengambil jurusan farmasi disebuah universitas Saat kuliah nanti. (Fyi. ayah saya dulu seorang perawat disebuah rumah sakit, jadi dia ingin saya dan kakak saya meneruskan pekerjaan beliau waktu dulu) namun saya menolaknya, dan ayah saya terlihat sedih. Tapi ada sebuah alasan yg membuat saya tidak mau mengambil jurusan itu, karena saya sangat takut dengan rumah sakit, saya juga takut melihat darah dan suntik. Saya ingin sekali berkata begitu pada ayah saya, tapi saya malah beritahu itu ke kakak saya. Untung kakak saya peka jadi dia beritahu ke ayah saya bahwa kakak saya yang akan meneruskan pekerjaan ayah saya dlu, yaAllah untung kakakku baek hati. Jdi dia yg beri pengertian sama ayah saya, dan ayah saya pun senang dari kedua anaknya ada yang bisa meneruskan pekerjaannya.

Itu saja cerita tentang orang tua saya, maaf bila ada sedikit curhatan.

kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Sekian dan Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

#tugasDariPakAliGanteng

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.